Language:

Search

Sunmori ke Situ Rawagede dan Cibeureum

  • Share this:
post-title

Berawal perkenalan dengan teman-teman baru di salah satu Whatsapp Group terjadilah acara yang di inisiasi bersama pada 10 November 2019 tepat di hari minggu jarang-jarang keluar sama teman di hari libur,karena sejak sabtu biasanya sudah waktu bersama anak-istri.

Di karenakan niatnya menjemput salah 1 teman di stasiun bogor terlebih dulu di tambah si kawan hanya bisa berangkat subuh dan sampai di bogor pukul 7 pagi alhasil saya harus berangkat jam 6 pagi.

Dalam perjalanan dari rumah sempat mengalami apes,dimana ban belakang nginjek kawat tajam besar tepatnya di jl.raya parung,sempat kesal karena sewaktu gas motor dengan kecepatan 90km/jam bukan malah lari tapi malah ngejen,berhenti sejenak di kang tambal ban,lalu seketika normal.

Setelah ketemu kawan,masih ada lagi kejadian yang konyol yaitu bermain drama,di karenakan si teman perempuan ini [sebut saja: mamah dedeh:bukan nama sebenarnya] mamah dedeh,awalnya dari rumahnya di sukabumi di antar TTMnya cowok yang pada saat itu sedang kesal
sehingga sebisa mungkin jaga jarak dengan mobil si TTM tadi,baik di belakang maupun di depannya.

Di perjalanan,mamah dedeh ini nyerocos saja sembari mencurahkan kekesalannya terhadap si TTM rute yang kami peroleh dari Gmaps adalah melalui sentul di sekitar perumahan mewah itu kami sarapan sejenak makan soto ayam lamongan

Setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan,dimana kami mengarah ke curug cipamingkis dimana jalannya adalah puncak 2

Dalam pada itu kami di kagetkan mobil si TTM oh iya sebut saja TTM ini namanya A'Abdel mulai harus tahan kecepatan lah,hingga harus menyalip dengan penyamaran bahwa si mamah dedeh pakai jaket saya sejenak dan lepas sepatu (oh god,apapula ini) 

Setelah berhasil melewati mobil A'abdel,kami gas pol melalui jalan berliku dan menanjak terus dimana banyak pula kendaraan yang menyerah
mulai dari mobil ertiga,ayla,agya,datsun bahkan motor-motor matic dan bebek lainnya terberkatilah komeng jagoan saya tercinta masih kuat.

Sempat nyasar juga,di pertigaan arah cipamingkis,tepatnya kebablasan akhirnya kami memasuki gerbang ke situ rawagede,tapi seperti biasa charge pemuda setempat *LOL sejak kami memasuki gang kecil menuju obyek wisata,signal sudah hilang total baik XL,Telkomsel apalagi operator lainnya.

Untung saja pemandangannya cukup menyenangkan sehingga kami lupa bahwa kami harus mencari kawan-kawan melalui chat,sms atau byphone di tambah signal lost setelah sampai situ,kami belum mendapat tanda-tanda bertemu kawan akhirnya kami naik ke arah curug cibeureum
mamah dedeh jalan kaki saya tetap gas komeng di jalan bebatuan (duh tertekan batinku,jalan kecil hancur begini) pemandangan khas puncak yang menawan dan mempesona.

Tak lama bagi kami,akhirnya ketemu teman-teman lainnya yang sudah nge camp dari kemarin sore mereka camping di danau/situ yang paginya mereka ke curug ini setelah datang,kami berkenalan dan berfoto-foto ke arah curug sekembali dari foto-foto di curug,kami bergabung pada mereka yang sedari tadi masak nasi untuk makan siang bersama ada pula yang ngopi,dan...kami di kejutkan A'abdel yang dengan avanzanya bisa berhasil naik ke track yang curam dan berbatu itu.

Setelah itu,ada 1 teman kami yang stand by di tempat bertemu tadi untuk tiduran dan menjaga barang,karena kami hendak menuju curug....(apa ya lupa) yang lebih eksotis lagi melewati kebun bawang dan kebun kopi pada perjalanan ke curug (ah sebut saja curug X,lupa namanya) kami berpapasan dengan anak-anak sispala yang baru saja bermain di air terjun,untung ya hahaha coba kalau barengan,pasti berisik,hahaha

Ya ampun,ada insiden lagi,yang di alami si mamah dedeh dan teman fotografer saya oleh istri kang ucok sepertinya ada masalah pribadi,seperti kecemburuan atau kenakalan si fotografer yang menularkan pada kang ucok,sempat tegang sejenak,tapi untuk mencairkan suasana,aku buat sarkasnya,dan semua tertawa sesi pembagian sticker dan emblem selesai,akhirnya kami kembali ke situ,dengan harapan penuh bertemu kawan-kawan lainnya.

Kami berfoto ria,dari kamera foto,hingga drone,makan kue ulang tahun dan setelahnya kami berpisah untuk melakukan perjalanan pulang tersisa aku,admin/ketua/RC dan teman baru yang pulang menuju cilangkap sempat kehujanan deras,yang untungnya kami memakai jas hujan
yang pada intinya,sesampai saya di rumah pada pukul 20:00wib.

Catatan Bawa Uang 250ribu :

Makan 49ribu
Bensin berangkat 64ribu
Bensin Pulang 32ribu
Ngopi,Snack dll 27ribu
HTM total 2 orang 1 motor 45ribu

Total : 123ribu

Foto-foto Galeri

 

 

 

Armin

Armin

IT Dev, SEO & Digital Marketing Specialist with 7+ years experience, Coder, Sys Admin, Designer, Blogger