Language:

Search

Selamat Tahun Baru Imlek 2015 Tahun Kambing

  • Share this:
post-title

Sore ini gue ngerasa damai,se damai perasaan warga Tionghoa yang sedang merayakan imlek sincia,kalau istilah mereka,dimana pada hari ini,makruh atau bahkan haram bagi mereka untuk memotong rambut,memotong kuku,makan bubur,memakai baju hitam atau merah semua itu sebagaimana orang jawa dengan larangan duduk di depan pintu rumah makan di tangga,hingga bersiul dan menyapu rumah pada malam hari.

Mitos,di manapun kita berada di situ langit di junjung sesuatu yang harus di hormati turun-temurun tapi pada dasarnya,jika kita tarik garis lurus ke belakang secara linear maupun eksponensial pada garis manapun kita berdiri seperti orang melempar batu sekenanya di situlah terjadi aturan baku alam.

Yaitu sebab akibat meskipun saat ini gue-misal-orang-tionghoa-yang-merayakan-sincia lalu gue motong rambut yang mitosnya bisa menjauhkan rejeki pada tahun-tahun ini di tambah shio gue adalah shio ciong pada tahun ini tapi gue di masa-masa kemarin menjalankan karma baik gue bekerja keras,dan sedang menjaga hubungan baik dengan para petinggi perusahaan ternama lalu gue dapat kang tao.

Mitos belum tentu akan berlaku eh,gue kan bukan orang tionghoa,ngapain gue bikin analogi begini hahaha,maaf gue sebenarnya gak berniat buat perumpamaan yang bukan ranah gue tapi karena gue memposisikan sebagai warga keturunan dan sedang merayakan hari baiknya.

Btw, gue pengen ngucapin Gong xi gong xi untuk yang merayakan sincia meskipun gue bukan warga keturunan,tapi hp gue dari cina,jadi gue juga merasakan euforia sin cia hahaha

Balik lagi,sebenarnya niat gue bikin artikel ini adalah gue pengen berbagi 1 pesan bahwa keberagaman bangsa ini adalah hal yang mutlak seperti tetangga gue yang di undang untuk merayakan sin cia di rumah clientnya yang orang tionghoa.

Ada beberapa contoh baik dari sifat Tionghoa kebanyakan seperti : Bekerja keras,Berhemat,Menghormati Orang Tua,Positif Thinking nah,meskipun gue cukup sering bergaul,bahkan pernah punya hubungan special dengan golongan yang ini sampai sekarang gue masih kurang paham,apakah imlek adalah perayaan budaya atau religi apakah dari kalangan umat Budha atau Confusius(Konghucu)

Bekerja Keras,sudah di tanamkan pada keluarga Tionghoa bahkan sejak dalam kandungan mereka tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu,ini contoh baik yang harus kita tiru.

Berhemat,mereka memakai kunci 20-80 atau 30-70,dapat 100,yang 30 di pakai yang 70 di tabung mereka berlaku demikian bukan berarti mereka yang perantau,bahkan di mainland sana mereka juga menerapkan kunci ini

Menghormati Orang Tua,mereka menjunjung sopan santun,meskipun seorang bos lebih muda mereka akan tetap respect pada yang lebih tua usianya,di kalangan keluarga besarnya pun hal seperti ini mengajarkan kita untuk memahami bahwa doa orang yang di hormati adalah doa yang terbaik,jadi wajar saja mereka sukses secara spritiual juga karena ya itu tadi,mereka punya adab dan doa dari orang yang di 'buat rasa senang'

Positif Thinking, mereka percaya pepatah "ucapkan kalimat baik,berpikirlah positif,berbuatlah kebaikan,maka hal baik akan tertuju padamu"
sehingga pada hal yang berkaitan dengan karir,mereka akan buang jauh pikiran jelek/suudzon kendati mereka juga tetap waspada

Baik,bagi para pembaca yang merayakan sincia,gong xi fa cai ya

Armin

Armin

IT Dev, SEO & Digital Marketing Specialist with 7+ years experience, Coder, Sys Admin, Designer, Blogger