Language:

Search

Piknik ke Taman Wisata Angke Jakarta Utara

  • Share this:
post-title

Pada hari gabut Minggu kuturut ayah kekota *LOL jadi karena istri dan anak lagi suntuk tapi bingung mau kemana, saya tiba-tiba keinget 1 tempat yang kayaknya seru kalau bawa keluarga ke sana

Taman Wisata Alam Muara Angke ini ada di wilayah Pantai Indah Kapuk Kalau dari jakarta naik busway startnya dari Balaikota tujuan PIKlangsung ada karena berhenti di Jakarta Kota, dan Pluit jadi yang dari grogol bisa naik dari pluit

Kalau naik motor,karena saya dari Tangerang Selatan menuju arah kalideres terus di jalan raya Pedongkelan itu mentok aja luruuus aja nanti ketemu kapuk,teruss mentok sampai pertigaan yang ada keliatan Rumah Sakit PIK itu belok kiri,terus lagi sampai jembatan itu belok kiri masuk
pokoknya di belakangnya Yayasan Budha Tzu Chi

Kalau bawa mobil,taxi,taxi online dari jakarta malah enak tinggal luruuus aja ikuti tol bandara tapi belok menuju PIK terus masuk ke gerbang pantai indah kapuk.

Untuk tiket 25rb per orang dewasa anak2 10ribu dan parkir 5ribu sehingga total 65ribu untuk retribusi dan akan di kenakan charge tambahan seinget saya 50ribu deh hehehe apabila bawa kamera DSLR.

Saya menyarankan bagi pembaca yang ingin ke sana agar membawa bekal karena lebih asyik semacam nasi padang atau snack dan minum dari luar dan kalau beli di tempat sudah bisa di tebak, selain mahal kurang sedap juga porsi sedikit.

Pemandangan di dalam taman tersebut cukup tertata rapi,asri khas taman wisata keluarga umumnya

Ada bangunan dari kayu semacam rumah panggung khas melayu yang besar,di dalam Taman Wisata Tersebut bernama Bale Bengong yang sangat cocok di gunakan untuk beristirahat dan makan siang.

Kemudian ada wahana penyewaan kano yang muat 2 orang seharga masing2 100ribu adapun perahu boat kurang lebih seharga 250ribu (seinget saya ya hehehe)

 

agak ke sana dikit ada kandang rusa nyebrangnya melalui jembatan Setelahnya ada jalur yang dapat di lalui jalur ini terbuat dari bambu dengan pemandangan kiri kanan adalah hutan bakau dan rawa air payau atau dari muara sungai angke dan jalur tersebut akan berputar menuju ke rumah kemah

 

Sebenarnya rumah yang saya maksud adalah rumah yang di desain seperti rumah suku pedalaman dengan bahan kayu yang hanya tempat untuk tidur saja tanpa toilet tanpa dapur,benar-benar konsep camping 

 

Dalam perjalanan menuju rumah kemah terdapa rumah burung bangunan setinggi 15meter di atapnya yang berkapasitas 5 orang karena terbuat dari kayu tanpa konstruksi dan pondasi yang kuat pemandangan dari atapnya sungguh indah.

rumah burung

Sesampai di ujung perjalanan melewati jalan setapak dengan beralaskan bambu yang mengitari rawa bakau dan berujung di perumaham kemah,yang berada di jajaran dekat pintu masuk

Setelah dari sana, kami memutuskan untuk keluar dari area wisata sempet foto bentar di halaman depan Yayasan Budha Tzu Chi  dan melanjutkan perjalanan keliling Jakarta.

Tips :
Pemandangan cukup indah, sayang kalau di lewatkan tapi sayang juga biaya untuk berfoto menggunakan DSLR kalau mau murah,gunakan action cam yang kecil, hehehe

Bawa bekal secukupnya dari rumah atau beli dari warung atau minimarket yang di lewati di perjalanan.

Armin

Armin

IT Dev, SEO & Digital Marketing Specialist with 7+ years experience, Coder, Sys Admin, Designer, Blogger