Language:

Search

Pendakian ke Gunung Salak via Cidahu

  • Share this:
post-title

Jauh sebelum lebaran,kami sudah merencanakan pendakian ini dimana awalnya saya,bayu dan om ramdhan sahabat trip touring motor mencoba Gunung Sindoro yang terletak di Kabupaten Wonosobo namun nyatanya setelah lebaran,selain masalah dana dan target pekerjaan yang banyak 
membuat om Ramdhan dan Bayu harus memilih gunung terdekat,hahaha yasudah saya mengikut saja di tambah saran mereka adalah gunung Salak yang notabene gunung yang terkenal akan kesunyiannya apabila di banding tetangganya Gede Pangrango..

Di sepakati pada Sabtu 22 Juni 2019 tikum di pom bensin Shell jl. Padjadjaran bogor jam 7 start bertiga,menunjuk GPS ke Javana SPA  cidahu,alhasil Ninja Mono 250 dan Vixion 150 berada mbuntuti saya dan MX 135 tercintah hahaha sesampai di desa cidahu,jalur yang di tuntun oleh GMAPS harus terbantahkan (halah) di karenakan ada karnaval anak-anak sehingga jalanan macet dan oleh warga setempat menyarankan masuk-masuk gang,sementara signal XL dan Kartu Halo saya makin ngaco,padahal dapat 4G loh so kami sempet nyasar-nyasar dan di arahin oleh satpam yang berjaga di sebuah pabrik.

Singkat kata,sampai di BC cidahu,seperti biasa mendaftar di situ bayu main bablas aja,sementara gue dan bayu mengisi data termasuk ngisiin  data bayu petugas simaksi di BC Cidahu Salak 1 ini termasuk mudah dan ramah nggak segalak dan ngeselin Semeru hahaha,peace
bisa ngerti kenapa ranger yang tadinya ramah jadi galak,karena tak lain ulah pendaki itu sendiri.

Setelah bawa motor masuk ke camp ground dan nitip parkir ke warung dengan motor di gembok,akhirnya kami berangkat,dari warung / camp ground berjalan kaki ke gerbang pendakian sekira 15 menitan lah sebab parkir di deket gerbang,nggak bisa nginep,kalau mau parkir di javana spa
mahal. 

Foto-foto sejenak di depan gerbang pendakian hehehe....

 

Dari gerbang langsung kami berpatokan pada HM (hektometer) 1 jalan masih standar naik turun,berbatu,tanah,berlumpur dan menyebrangi sedikit sungai HM 2,3,4 dan seterusnya,sempat mengisi air di perjalanan ada air sungai dimana kita berhenti bayu merokok dan ngobrol2 di pinggirnya
karena sayang,gue nekat ngisi air,yang udah pasrah,semoga airnya aman hahaha wuih seger meen....

Berjalan lagi,ketemu aliran sungai lagi,isi air lagi,eh tak lama dari isi air terakhir karena ngisinya air botol sedang jadi cepet abis hahaha jalan sebentar 15 menit lalu sampai di pos Bajuri yaitu HM 25 dari gerbang pendakian.

Istirahat makan siang,di tambah om ramdhan sholat bayu sempat bikin kopi,dan ngisi air sebanyak-banyaknya yang tak lain tak bukan,aliran sungai ini adalah aliran atas dari sungai dimana gue ngisi air tadi,hahaha aman,karena gue kira sumber mata air di sini adalah seperti gunung  lawu ternyata air sungai yang jerni dan segar.

Di pos badjuri ini adalah persimpangan antara menuju Kawah Ratu tau Puncak Manik Salak 1 sepanjang perjalanan beberapa ketemu orang yang niat olahraga dengan tujuan tek-tok awalnya ngira,waah hebat juga ya,lalu mikir,oh iya ding gak bawa beban banyak ternyata,tujuannya kawah ratu,yang rumornya tracknya memang curam tapi gak sepanjang menuju puncak next time,gw akan coba sendiri ke kawah ratu.

Nah setelah ini,patokan HM nya di reset kembali menjadi HM 1 hadeh ~,,~ terus menanjak di HM 2 HM 3 dan seterusnya,sepanjang track kami hanya bertemu beberapa pendaki iya gak segerombol atau jarak yang pendek lalu ketemu lagi pendaki lain seperti saat gw di merbabu,argopuro atw arjuno welirang di 2012 dulu berhenti sejenak lalu foto-foto hahaha

 

Karena memang track nya menanjak dan jarang bonus,sehingga cukup mematahkan semangat di tambah beban di carrier gw adalah beban  terberat hahaha kita ngopi supaya nguatin jantung dan bentar-bentar makan permen tanjakan banyak yang pakai webbing yang artinya memang banyak sulitnya hahaha

Gimana,masih keliatan biasa ya track nya? oke deh....haha kita lanjut jalan lagi,terus nanjak sedikit bonus jalan akar2an tanah basah,jadi licin,track tanah menyempit gitu,jadi relatif berat makin berasa pegel,apalagi tanjakan yang ini

Sempet lemes,dan membiarkan diri di tinggal,hahah sampai bayu teriak-teriak manggil FYI dimana pun saat bersama tim gw selalu di belakang karena posisi sweeper adalah favorit gw lemah haha lalu ngecek di jam yang canggih ini kurang lebih 300an kalori gw terbakar makan lagi permen alpenliebe yang sebenarnya justru bikin makin haus tapi kalau di minumin air,makin seger lagi hahaha

Jalan 30 menitan lagi,tak terasa udah mulai gelap

Eh tak lama setelah gw foto di atas sampai lah kita di HM 24 dimana area yang memang rekomended untuk mendirikan tenda di atasnya ada HM 26 yang juga cocok bahkan lebih luas di HM 24 ini hanya bisa menampung hingga 4 tenda saja,sementara posisi tenda yang kita bangun malah terpencil dari tenda orang-orang yang mana mereka bisa bertetanggaan,itu juga kami agak maksa tempatnya hahaha

Tak lama setelah bangun tenda,dimana om ramdan telah menyelesaikan sholat maghrib bayu langsung masak,cieeee chef bayu masak  telor,baso,sosis mie masak nasi

Setelahnya kami berberes,berbincang,bercanda,lalu tidur,hahaha.... 

Tengah malam bayu sempat terbangun karena mendengar suara krasak krusuk di tumpukan bekas panci dan makanan dan plastik tampungan sampah sempat 2x di samperin,katanya dari moncongnya seperti kucing hutan.

Mencoba tidur lagi,sekitar 1jam setelah itu giliran gue yang nggak tenang sebab gue merasa seseorang mengitari tenda kami,di tambah ada suara-suara seperti orang ngobrol baca-baca doa,sambil memejamkan mata,sementara om ramdan ngorok pules tidurnya senasib dengan saya,bayu tidur balik badan sana-sini karena nampaknya berisik sama dengkuran om ramdan hahahaha namanya orang kecapean mau di apain tetep tidur dalam ngorok,jadi cuma bisa pasrah hahaha.

Kami bangun jam 4 pagi,dan gue langsung buang hajat,di susul om ramdan yang juga melakukannya setelah itu bayu masak,om ramdan sholat,setelah sarapan kurang lebih setengah 6 kita summit

Jalan terus menanjak,terus makin terjal,naik turun lembah sepanjang perjalanan kami menyimpulkan di HM 38 lah yang paling recomended untuk mendiirkan tenda selain lebih luas,view nya oke tapi tantangannya adalah track menuju ke HM 38 sangat memberatkan bagi yang bawa carrier dengan isi besar.

Kami tracking saling mendahului dengan rombongan yang bareng sama kami sore kemarin dan setelah HM 30 itu lah baru kami mendapat bonus-bonus,meskipun bonus tipis.

view kawah ratu view kawah ratu

Lagi-lagi gue jalan pelan di belakang,sampai tak sadar rombongan pendaki lain udah ninggalin gue,waw sempet ngeri juga,padahal gue udah jauh di belakang udah gk keliatan orang di depan atas dari tempat gue berdiri tapi terdengar suara duk...duk...duk... seperti kaki menjejak tanah beserta tracking polenya oh iya,ngomong-ngomong soal tracking pole,untuk summit tidak di rekomendasikan bawa TP.

Setelah 3jam lamanya perjalanan dari camp area,kami sampai juga di puncak.

Setelah itu kami turun,karena air sudah menipis bahkan sempat kehabisan air saat turun ke tenda setelah dari tenda,berkemas air udah sangat menipis,di tambah lutut kaki kiri sakit dan sandal putus,hahaha penderitaan sekali,sehingga tracking turunnya nyeker men...!!

Overall

Perjalanan dari gerbang pendakian ke Badjuri adalah 2,5 jam Perjalanan dari Badjuri ke Camp Area (HM24) 4jam (karena banyak berhentinya)
Perjalanan dari HM 24 ke HM 50 4jam.

Total biaya simaksi 28ribu per orang Kalau dari Tangerang Selatan karena saya naik motor,bensin cukup 63ribu Pulang-Pergi

Armin

Armin

IT Dev, SEO & Digital Marketing Specialist with 7+ years experience, Coder, Sys Admin, Designer, Blogger